bencana alam banjir

Daerah yang Terkena Bencana Alam Banjir Di Awal 2020

Indonesia sedang ramai dengan banjir yang terjadi di beberapa daerah. Hal ini menjadi bencana alam yang menjadi bahan pembicaraan publik karena dapat dikatakan lebih parah daripada tahun sebelumnya. Terutama Daerah DKI Jakarta yang masih menjadi ibu kota negara. Tak hanya di dalam negeri, berita internasional pun turut menyoroti kejadian ini. Daerah istana saja digenangi air yang cukup mengganggu sehingga tak heran menjadi trending topic dunia. Beberapa daerah bahkan mengalami banjir bandang yang menelan korban jiwa serta kerusakan rumah dan tempat umum. Inilah beberapa daerah yang mengalami bencana alam banjir di awal 2020.

1. Bekasi

Hujan deras yang dialami di daerah Bekasi berakibat banjir di banyak titik. Kabar terbaru terdapat 22 titik banjir baik jalan raya maulun pemukiman penduduk. Daerah yang menjadi titik banjir seperti Kecamatan Medan Satria, Lawalumbu, Bekasi Barat, Bekasi Timur. Kemudian Kecamatan Bekasi Utara Jatiasih, Bantargebang dan Pondok Gede. Ketinggian banjir mulai dari 20 cm hingga 2 meter sehingga banyak warga yang perlu dievakuasi. Sebanyak empat korban jiwa dinyatakan meninggal akibat bencana ini. Warga sekitar menyatakan bahwa adanya proyek yang memakan daerah persawahan membuat Bekasi mengalami banjir yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

2. Bondowoso

Daerah Timur Jawa ini mengalami banjir bandang pada 30 Januari lalu. Tepatnya di daerah Sempol dan Kalisat Bondowoso, sebuah daerah di kawasan Gunung Ijen. Hal tersebut didahului dengan hujan lebat selama dua jam di daerah hulu Gunung Suket. Warga pun tidak menyangka datangnya banjir bandang pada desanya yang terjadi pada pukul 13.00 karena hujan di daerah tersebut tidak deras. Akibatnya lebih dari 200 rumah terendam air bercampur lumpur dan tidak ada korban jiwa. Hampir empat ribu korban banjir ini dievakuasi oleh tim penyelamat. Gotong royong pun dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat Bondowoso, Polsek, Dinkes, BPBD dalam membersihkan daerah terdampak.

3. Sikka, NTT

Bukan di daerah Jawa, daerah yang juga mengalami bencana alam banjir ialah Kabupaten Sikka tepatnya Dusun Luah, Desa Hoder, Kecamatan Waigete. Banjir terjadi pada 1 Januari silam dan berdampak pada terendamnya lahan pertanian, posyandu, sekolah, belasan rumah warga dan lainnya. Pada bencana ini tidak ada korban jiwa. Menurut pernyataan warga, sepanjang hari langit di daerah tersebut mendung dan hujan lebat terjadi pada sore hingga malam hari ssbelum akhirnya terjadi banjir bandang. Sistem drainase yang kurang baik disinyalir menjadi penyebab banjir tersebut. Warga pun meminta dinas segera mendata kerusakan dan mencari solusi agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

4. Bogor

Pada 1 Januari 2020 pukul 06.00 pagi, Kecamatan Jasinga mengalami banjir bandang. Sebanyak 28 kecamatan terendam banjir dan 14 orang meninggal dunia. Banjir terjadi karena luapan sungai Cidurian yang sudah tak terbendung akibat hujan deras di hari sebelumnya. Tak hanya banjir, tanah longsor memporak-porandakan rumah dan fasilitas umum. Terdapat satu korban remaja yang ditemukan 13 hari pasca bencana tersebut bahkan tiga beberapa diantara belum ditemukan.

5. Jakarta

Berita Jakarta yang mengalami banjir masih menjadi topik hangat hingga saat ini. Pasalnya beberapa tahun lalu Jakarta tidak mengalami banjir separah seperti saat ini. Jalan raya lumpuh apalagi puluhan sekolah. Tol Kedoya, underpass Cawang, fly over lapangan Rose Tebet, Kelurahan Kebon Baru dan puluhan titik lainnya menjadi daerah banjir. Bahkan Istana Negara mengalami banjir yang menyebabkan dunia internasional pun memberitakan kejadian ini. Baik pemerintah pusat dan daerah mulai melakukan perbaikan agar air dapat meresap sehingga aktivitas yang terhambat mulai kembali normal.

Tak hanya daerah-daerah tersebut yang mengalami bencana alam banjir. Tangerang, Bandung dan titik lainnya pun mengalami bencana tahunan ini. BNPB mencatat hingga minggu ketiga bulan Februari ini terdapat 171 bencana banjir di Indonesia dengan memakan korban jiwa yang paling banyak daripada bencana lainnya yaitu 85 orang.