Inilah Daerah Rawan Bencana Di Indonesia Yang Wajib Di Waspadai

Negara Indonesia merupakan sebuah pokok pertemuan antara tiga benua dan samudera, tentunya hal tersebut tidak mengagetkan jika Negara ini memiliki banyak wilayah yang berpotensi bencana alam. Untuk itu perlu diketahui mengenai daerah rawan bencana di Indonesia yang tentunya sangat wajib di waspadai. berikut ulasannya:

1. Wilayah Aceh Waspada Terhadap Gerakan Tanah Yang Tinggi

Daerah rawan bencana di Indonesia yang pertama ialah wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, di mana daerah ini  telah tercatat jika pernah mengalami gempa bumi dengan skala yang besar. Sehingga, dapat menimbulkan tsunami yang menghabiskan daerah tersebut. Dari data yang disampaikan pihak BMKG terakhir Februari 2020. Aceh Andaman masuk kedalam kategori zona subduksi pergerakan energy lempeng keatas permukaan. Sehingga daerah ini perlu adanya tingkat kewaspadaan yang cukup tinggi apabila terjadi gempa bumi atau tsunami.

2. Selat Sunda, Banten Berpotensi Gempa

Sama seperti wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Selat Sunda juga diperkirakan oleh BMKG menjadi daerah yang bisa menimbulkan gempa bumi skala tinggi dan juga berpotensi tsunami. Hal tersebut dinamai dengan Sunda Strait Megatrust. Semua itu arena daerah Selat Sunda, Banten ini perlu adanya himbauan dan sosialisasi kemasyarakat, supaya mengurangi tingkat kerugian dan juga korban jiwa. Sehingga, ketika terjadi bencana alam masyarakat sudah tau akan bertindak seperti apa karena adanya peringatan sejak dini.

3. Provinsi Bali Berpotensi Gempa Megatrust

Beberapa daerah di Provinsi akhir-akhir ini sering terjadi gempa bumi dengan skala yang kecil, namun cukup sering terasa adanya goncangan gempa bumi. Menurut data BMKG pun, Provinsi Bali juga berpotensi terkena gempa megatrust. Di mana Megatrust sendiri merupakan sebuah gerakan energy yang mendorong keluar dari dalam tanah. Sehingga, menimbulkan pergerakan lempeng yang bisa mengakibatkan gempa bumi maupun tsunami. Jika sudah dalam skala yang sangat besar dan kedalamannya jauh didalam tanah.

4. Jawa Barat Yang Berpotensi Tanah Longsor

Lagi-lagi daerah Jawa Barat ini mendapat peringatan sejak dini dari BMKG, perlu diingat tingginya curah hujan yang turun didaerah Jawa Barat dan juga banyaknya masyarakat yang tinggal di lereng gunung. Sehingga sangat mudah untuk terjadinya tanah longsor. Selain itu, pada awal tahun 2020 daerah Jakarta juga mengalami banjir yang cukup parah dari tahun tahun sebelumnya. Dengan ketinggian genangan yang mencapai 3 meter dengan debit dan aliran yang cukup tinggi. Sehingga, warga juga perlu untuk diungsikan ke daerah yang aman.

Ada baiknya ketika bencana banjir dan juga tanah longsor ini sebelum terjadi dapat diantisipasi terlebih dahulu. Seperti dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi sampah plastik dan juga di daerah pegunungan juga dibuatkan terasiring pada lahan pertanian.

5. Daerah Sulawesi Utara Yang Juga Berpotensi Gempa Dan Tsunami

Tercatat sejak tahun 2004 bencana alam gempa bumi pindah ke daerah barat Indonesia, Sulawesi Utara pun juga tidak luput dengan potensi gempa bumi dan tsunami yang akan mengancam sewaktu-waktu. Juga adanya peta potensi fluktuasi daerah Sulawesi sendiri.

6. Maluku Yang Akan Terdampak Gempa Filiphina

Indonesia juga tidak hanya berpotensi terkena potensi bencana pada tanah air sendiri, Maluku juga sudah dideteksi oleh BMKG ada kemungkinan terkena dampak gempa dari negara tetangga Indonesia. Bencana alam ini terjadi di  Negara Filiphina, walaupun begitu tidak ada salahnya untuk mengantisipasi jika akan datangnya bencana alam. Semua itu karena memang benar Indonesia merupakan negara yang rentan terjadi bencana, apa lagi ada beberapa titik daerah rawan bencana di Indonesia yang perlu waspada.

Dengan adanya peringatan awal pemerintah akan potensi bencana alam, diharapkan dapat meminimalisir korban jiwa yang berjatuhan dan juga kerugian ketika sedang terjadi bencana alam di Indonesia. Sekian pembahasan mengenai daerah rawan bencana di Indonesia yang wajib di waspadai.